News Details
  • 4 Desember 2019

Lewat Gebyar Inovasi dan Teknologi 2019, Produk Inovasi Jawa Timur Dipamerkan

  Surabaya – Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG) Provinsi Jawa Timur kembali mengadakan pameran yang bertajuk “Gebyar Inovasi dan Teknologi (INOTEK) 2019”. Acara yang sudah berlangsung selama 2 kali dan pertama kali berlangsung pada tahun 2018 ini diselenggarakan selama 3 hari pada tanggal 26 – 28 November 2019 di Dyandra Convention Center Surabaya.

  Pada acara ini, lebih dari 40 peserta dari berbagai instansi ikut berpartisipasi untuk ikut serta memamerkan produk inovasi yang dikembangkan, mulai dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dari berbagai Kota dan Kabupaten di Jawa Timur, Sekolah dasar, Sekolah Kejuruan, Universitas dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan juga perusahaan swasta yang ada di wilayah Jawa Timur. Tidak hanya memamerkan hasil karya inovasi, dalam acara ini juga di adakan seminar dengan berbagai macam tema dan berbagai lomba yang dapat diikuti oleh umum.

  Banyak produk inovasi yang di pamerkan dalam gelaran ini, tidak adanya patokan tema membuat karya inovasi yang dipamerkan sangat beragam dari berbagai jenis sektor diantaranya metode pembelajaran matematika untuk anak Sekolah Dasar, Aplikasi untuk perekapan dana desa, budidaya lobster air tawar, hingga inovasi berbagai produk makanan dan minuman.

  PT Kencana Tiara Gemilang (KTG) sebagai produsen plastik yang terus berinovasi juga turun hadir menjadi pameran untuk menunjukkan hasil produksi inovasi Mulsa dan Geomembranennya yang sudah banyak digunakan di berbagai daerah. Tidak hanya pada produk plastik, KTG juga memamerkan hasil inovasi penambakan garam dengan Prisma dan Tunnel garam. Inovasi tersebut sangat membantu petani garam karena sangat membantu proses penambakan garam pada musim penghujan. Selain itu, hasil panen garam yang menggunakan prisma dan tunnel mengandung NaCl yang cukup untuk memasuki level garam industri.

  Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG) Jawa Timur, Agus Wahyudi, berharap dengan diadakanya acara ini, dapat mewujudkan pembangunan masyarakat Jawa Timur yang lebih maju dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi yang terus dikembangkan dan dapat mentranformasi ekonomi masyarakat. Selain itu, pemerintah Provinsi Jawa Timur juga ingin memberikan pengalaman dan pendaan untuk mengurus hak paten atas karya inovasi mereka. Diharapkan, dengan terlindunginya hak karya mereka dengan mendaftarkan hak paten secara resmi, karya tersebut dapat dikembangkan menjadi industri tersendiri oleh masyarakat tanpa harus khawatir adanya pencurian ide, selain itu penjualan karya yang sudah di beri hak paten akan tetap memberi keuntungan bagi pencipta karya tersebut dengan mendapat uang royalti.

Berita

Terbaru

News

Petani, Pahlawan Pangan Negeri.

  • 16 Agustus 2019

Malang – Sudah 74 tahun Indonesia dengan resmi menyatakan kemerdekaannya yang ...

Baca Selengkapnya
News

Mulsa Topi Gunung, Favorit Petani Garut

  • 14 Januari 2020

Garut - Di zaman modern saat ini, penggunaan mulsa sudah seperti barang wajib pada dunia pertanian ...

Baca Selengkapnya
News

Mega Tunnel Salt GreenHouse System - Inovasi Sukses Bertani Garam di segala cuaca

  • 5 Maret 2019

TUBAN - Salah satu jenis pertanian yang sangat bergantung pada musim adalah pertanian garam, sebagian ...

Baca Selengkapnya

Komentar

Berita