News Details
  • 11 Oktober 2019

Manfaatkan Lahan Dengan Metode Tumpang Sari

Malang – Indonesia sudah lama dikenal dengan sebutan tanah surge karena kesuburannya, itulah mengapa Indonesia juga mendapat julukan negara agraris. Maka akan disayangkan apabila masyarakatnya tidak memaksimalkan berkah tersebut dengan maksimal. Banyak cara dalam dunia pertanian yang bisa dilakukan agar lahan yang digunakan untuk bercocok tanam bisa maksimal penggunaannya, salah satunya adalah dengan menggunakan metode Tumpang Sari.

Tumpeng Sari adalah salah satu metode dalam dunia pertanian di mana dalam satu tanah bedengan pada lahan pertanian melibatkan lebih dari satu jenis tanaman. Di Indonesia, sudah banyak petani yang menggunakan metode ini bahkan petani Indonesia sudah menggunakan metode Tumpang Sari sejak sebelum Indonesia merdeka. Pada metode Tumpang Sari, tanaman jenis sayur-sayuran yang biasanya menjadi objek tanamnya.

Banyak manfaat yang yang didapatkan petani saat menggunakan metode Tumpang sari di lahannya diantaranya :

- Mengurangi resiko erosi tanah, ini karena tanah bedengan yang padat oleh tanaman sehingga akar tanaman tersebut akan mengurangi erosi tanah akibat air hujan atau saat penyiraman

- Mennyuburkan serta memperbaiki struktur tanah

- Apabila ukuran lahan kecil, maka metode Tumpang Sari dapat memaksimalkan lahan tersebut menjadi lebih berpotensi

- Zat hara pada tanah akan lebih maksimal terserap oleh tanaman dan meminimalisir zat hara yang terbuang sia-sia

- Meminimalisir hama dengan memilih tanaman Tumpang Sari yang menjadi musuh alami hama ( contoh menanam daun bawang sebagai tanaman Tumpang Sari, dimana tanaman daun bawang dapat menolak hama tertentu)

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada metode Tumpang Sari, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan petani agar metode tersebut dapat berjalan dengan baik di lahannya, faktor-faktor tersebut adalah :

- Pemilihan tanaman
Tanaman yang akan di tanam pada metode Tumpang Sari harus disesuaikan dengan lahan yang akan digunakan dengan memilih tanaman yang paling menguntungkan. Selain itu, tanaman yang dipilih harus diperhatikan siklus hidup dan pertumbuhannya.

-  Jarak tanam
Jarak pada metode Tumpang Sari ini harus diperhatikan karena akan memperngaruhi kesuburan tanaman yang nantinya tumbuh. Dengan semakin rekatnya antar tanaman, akan menghambat pertumbuhan karena persaingan perebutan zat hara dan cahaya matahari.

- Siklus Penanaman
Pada Metode tumpang Sari disarankan untuk menanam dengan siklus pertumbuhan tanaman tidak sama untuk menghindari persaingan antar tanaman

- Perawatan pada Tanaman
Selain tetap memberi pupuk, air dan penyiangan, petani harus menjaga tanaman Tumpang Sari tidak terlalu lebat. Agar tidak mengganggu tanaman utama pada lahan pertanian.


Sumber : masbidin.net

Berita

Terbaru

News

Sungkup Plastik, Solusi Murah Petani di Cuaca Ekstrim

  • 18 April 2019

Malang – Usaha dalam bidang pertanian sangat bergantung pada faktor cuaca yang ada. Lahan dan tanaman ...

Baca Selengkapnya
News

Wajib Pakai Mulsa Jika Ingin Untung, Kok Bisa?

  • 23 Juli 2019

Malang – Sudah kita kenal sejak lama, bahwa Indonesia memiliki julukan sebagai negara agraris. Julukan ...

Baca Selengkapnya
News

Minning and Engineering (M&E) Indonesia 2018

  • 21 September 2018

"Pusat Inovasi Pertambangan Indonesia"
Mining and Engineering (M & E) Indonesia ...

Baca Selengkapnya

Komentar

Berita