News Details
  • 8 April 2019

Inovasi Plastik Ramah Lingkungan Berbahan Rumput Laut

Pasuruan - Banyaknya kampanye tentang pengurangan penggunaan sampah plastik saat ini, membuat berbagai elemen masyarakat sadar untuk mulai menjaga lingkungannya. Mulai dari aturan pemerintah tentang regulasi penggunaan kantong plastik, hingga gerakan untuk mengganti sedotan plastik dengan stainless sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik. Tetapi tanpa dipungkiri, plastik sendiri memberikan banyak manfaat bagi manusia dalam berbagai sektor kehidupan, contohnya dalam pertanian, plastik sangat bermanfaat dalam bentuk mulsa, dalam akuakultur, plastik bermanfaat sebagai alas untuk berbagai jenis tambak dalam bentuk geomembrane dan masih banyak lagi manfaat plastik.

Inovasi menjadi salah satu metode terbaik untuk mencari pengganti dari penggunaan plastik, inovasi dalam hal pengolahan plastik dan inovasi untuk mengganti bahan pembuat plastik agar lebih ramah lingkungan. PT Kappa Carrageenan Nusantara (KCN) menjadi salah satu pihak swasta yang membuat inovasi untuk menggantikan bahan pembuat plastik yang ramah lingkungan. Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang rumput laut, KCN mulai membuat inovasi untuk memanfaatkan olahan rumput laut menjadi plastik yang ramah lingkungan. Tidak hanya plastik, KCN juga membuat inovasi pembuatan kapsul obat dari rumput laut sebagai pengganti gelatin.

Hamzah MB, Direktur Utama PT Kappa Carrageenan Nusantara memaparkan manfaat dari inovasi plastik dan kapsul obat dari rumput laut untuk masa depan. Untuk kapsul obat, selain menggantikan gelatin impor yang masih banyak perdebatan soal kehalalan produk, kandungan fiber dalam kapsul rumput laut tersebut sangat baik untuk pencernaan, sehingga manfaat yang diterima tubuh lebih banyak. Untuk plastik, selain ramah lingkungan karena mudah terurai oleh alam, plastik dari bahan rumput laut ini bisa digunakan sebagai pupuk. Karena sifat plastik dari rumput laut ini mudah teruari oleh tanah dan masih adanya kandungan dari rumput laut yang bermanfaat bagi tumbuhan, maka saat plastik ini terurai oleh tanah, maka kandungan dari rumput laut tersebut akan tersebar di dalam tanah yang nantinya akan terserap oleh tanaman di atasnya.

Berita

Terbaru

News

Petani, Pahlawan Pangan Negeri.

  • 16 Agustus 2019

Malang – Sudah 74 tahun Indonesia dengan resmi menyatakan kemerdekaannya yang ...

Baca Selengkapnya
News

Gunakan Mulsa, Petani Jeruk Lebih Untung

  • 18 Maret 2019

Malang – Malang terkenal dengan berbagai jenis hasil tani yang melimpah dan bervariasi, mulai dari ...

Baca Selengkapnya
News

PT Tiara Kencana Gemilang Hadiri Rakerprov INKINDO NTB 2019

  • 15 Maret 2019

Mataram - Ikatan Nasional Konsultan Indonesia Nusa Tenggara Barat (INKINDO NTB), mengadakan Rapat ...

Baca Selengkapnya

Komentar

Berita